Syekh Yahya Syarofuddin Al Imrithi berkata
Segala puji bagi Allah yang telah memberi taufiq (petunjuk) kepada makhluk pilihan-Nya, untuk mengetahui ilmu Syari'ah (ilmu tafsir, hadits, dll) guna untuk bertaqwa kepada-Nya
Dengan bekal taufiq Allah, sehingga hati-hati makhluq pilihan tersebut di pusatkan untuk menuju keharibaan-Nya, akan tetapi tidak bisa meliputi-Nya (menjangkau untuk ma'rifat pada-Nya) lantaran derajatnya yang maha agung dan besar
Karena dengan taufiq Allah pula, maka hati mereka bercampur dengan dlomir sya'n (kalimat tauhid Laa Ilaaha Illallah), dan karena cintanya kepada Allah mereka menjadi fana' dan tenggalam di dalam lautan mahabbah, lupa segala sesuatu yang lain selain Allah bagaikan pecandu Minuman yang sedang asyik meminumnya dengan di iringi irama lagu-lagu.
Kemudian semoga Sholawat serta salam tetap dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW. makhluq yang paling fasih/ jelas dan terang kata tuturnya, dan kepada sanak keluarga beserta sahabatnya, mereka itulah orang-orang yang keren dan amat teliti dalam memahami isi kandungan Al Qur'an lantaran mengerti tentang I'rob/ Nahwu
Ilmu Nahwu adalah pertama-tama ilmu yang harus diketahui dan dipelajari oleh setiap orang, karena ucapan atau kalimat bahasa arab tanpa memakai nahwu tidak akan bisa dimengerti maksudnya.
