Kisah Nabi Nuh dalam Al-Qur'an merupakan salah satu kisah yang penting dan diulas dalam beberapa surah. Berikut adalah rangkuman kisah Nabi Nuh seperti yang tercantum dalam Al-Qur'an:
Pengutusan Nabi Nuh:
Nabi Nuh diutus oleh Allah untuk menyampaikan risalah kepada kaumnya yang telah menyimpang jauh dari ajaran tauhid. Mereka menyembah berhala dan hidup dalam kemaksiatan. Nabi Nuh mengajak kaumnya untuk kembali menyembah Allah dan meninggalkan penyembahan berhala. Kisah ini bisa ditemukan di Surah Al-A'raf (7:59-64), Hud (11:25-49), dan Nuh (71:1-28).
Penolakan Kaum Nabi Nuh:
Meski Nabi Nuh berdakwah selama 950 tahun, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Ankabut (29:14), hanya sedikit yang menerima ajarannya. Kebanyakan dari kaumnya menolak dan bahkan mengejek serta menganggap Nabi Nuh gila. Mereka tetap bersikeras dalam kesesatan mereka, seperti yang disebutkan dalam Surah Hud (11:27-32) dan Surah Nuh (71:5-7).
Perintah untuk Membuat Kapal:
Allah memerintahkan Nabi Nuh untuk membuat sebuah kapal besar sebagai persiapan untuk menghadapi banjir besar yang akan melanda sebagai hukuman bagi kaum yang durhaka. Nabi Nuh dan para pengikutnya mulai membangun kapal tersebut di tengah ejekan dari kaumnya, sebagaimana diceritakan dalam Surah Hud (11:37-38).
Banjir Besar:
Setelah kapal selesai dibangun, Allah memerintahkan Nabi Nuh untuk membawa serta keluarganya yang beriman, para pengikutnya, dan sepasang dari setiap jenis hewan ke dalam kapal. Ketika air mulai meluap dari tanah dan hujan deras turun tanpa henti, banjir besar pun melanda, menenggelamkan semua orang yang ingkar. Ini tercatat dalam Surah Hud (11:40-44) dan Surah Al-Qamar (54:11-13).
Keselamatan Orang Beriman dan Kehancuran Orang Kafir:
Nabi Nuh dan mereka yang bersamanya dalam kapal selamat dari banjir. Setelah air surut, kapal berlabuh di Gunung Judi. Orang-orang yang menolak ajaran Nabi Nuh tenggelam dan dihukum oleh Allah. Kisah ini menegaskan pentingnya iman dan ketaatan kepada Allah, sebagaimana dinyatakan dalam Surah Hud (11:44-48).
Doa Nabi Nuh:
Dalam Surah Nuh (71:26-28), disebutkan doa Nabi Nuh kepada Allah, di mana ia memohon ampunan bagi dirinya, kedua orang tuanya, orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, serta kehancuran bagi orang-orang yang zalim.
Kisah Nabi Nuh dalam Al-Qur'an mengandung pelajaran penting tentang ketabahan dalam berdakwah, ketundukan kepada perintah Allah, dan konsekuensi dari keingkaran terhadap ajaran-Nya.