Makan Ala Rosulullah SAW

 


Makanan Terbaik Menurut Hadits

Kurma: 
Rasulullah SAW sangat menyukai kurma dan sering mengonsumsinya. Dalam hadits disebutkan, "Rumah yang tidak ada kurmanya adalah rumah yang tidak ada makanan di dalamnya." (HR. Muslim).

Madu: 
Nabi Muhammad SAW sering mengonsumsi madu. Diriwayatkan dalam hadits, "Dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda: 'Kesembuhan itu ada dalam tiga hal: membekam, meminum madu, dan membakar dengan api panas (kay) namun aku melarang umatku dari membakar dengan api panas.'" (HR. Bukhari).

Air Zamzam:
Air zamzam disebutkan sebagai air yang memiliki banyak manfaat, "Sebaik-baik air di muka bumi adalah air Zamzam, di dalamnya ada makanan yang mengenyangkan dan obat dari penyakit." (HR. Muslim).

Makanan yang Disukai Rasulullah

Rasulullah SAW memiliki beberapa makanan kesukaan selain kurma dan madu, di antaranya:

Daging: 
Rasulullah SAW menyukai daging, terutama bahu kambing.

Buah-buahan: 
Beliau juga menyukai buah tin dan delima.

Roti:
Roti gandum juga merupakan salah satu makanan yang sering dikonsumsi oleh Nabi.

Cara Makan yang Baik Sesuai Sunnah

Mencuci Tangan: 
Rasulullah SAW selalu mencuci tangan sebelum makan.

Mengucap Basmallah:
Sebelum makan, beliau mengucapkan "Bismillah."

Makan dengan Tangan Kanan:
Nabi SAW selalu makan dengan tangan kanan dan menganjurkan umatnya untuk melakukan hal yang sama. "Jika salah seorang dari kalian makan, maka hendaknya ia makan dengan tangan kanannya." (HR. Muslim).

Tidak Meniup Makanan: 
Rasulullah SAW melarang meniup makanan atau minuman panas.

Makan Secukupnya: 
Rasulullah SAW menganjurkan untuk makan secukupnya dan tidak berlebihan. "Tidak ada tempat yang lebih buruk bagi anak Adam daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suapan yang dapat menegakkan tulang punggungnya. Jika tidak bisa, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk nafas." (HR. Tirmidzi).

Batasan Kenyang

Rasulullah SAW memberikan pedoman tentang batasan kenyang agar tidak berlebihan dalam makan, seperti disebutkan dalam hadits di atas. Prinsip ini sangat relevan untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit yang disebabkan oleh overeating.

Dengan mengikuti sunnah makan Rasulullah SAW, umat Islam tidak hanya mengikuti anjuran agama tetapi juga mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak